Menu

Mode Gelap
Tahun Ini Pemkab Tanbu Bangun Stadion, Bukti Komitmen Bupati Zairullah Dukung Kemajuan Olahraga Pasar Murah dan Wadai Ramadhan Desa Karang Bintang Langsung Diserbu Warga Satgas Pangan Tanbu Pantau Harga Pangan Jelang Ramadhan Wabup Muh Rusli Resmikan Mushola Baitul Atiq di Kelurahan Kampung Baru Kunjungi DPR RI Pemkab Tanbu Lakukan Audensi Dengan Fraksi PKB

Advetorial · 11 Jul 2024 04:17 WIB ·

Proyek Pembangunan Bendungan Kusan di Tanah Bumbu Diusulkan Masuk Proyek Nasional


 Proyek Pembangunan Bendungan Kusan di Tanah Bumbu Diusulkan Masuk Proyek Nasional Perbesar

BATULICIN  –  Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, (Tanbu) Kalimantan Selatan, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah mengusulkan proyek pembangunan Bendungan Kusan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) di Bappenas RI agar bisa menjadi proyek nasional.

Hal ini sebagaimana disampaikan Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Tanah Bumbu, M. Khairil Bakri kepada wartawan genpikalsel.com, Kamis (11/7/2024) kemarin.

M. Khairil menjelaskan pengusulan proyek Bendungan Kusan ke RPJMN agar menjadi proyek strategis nasional itu lantaran Izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH) itu sudah dikeluarkan oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Setelah keluar izin pinjam pakai kawasan hutan tersebut lanjut Khairil, kita juga tinggal menunggu surat sertifikasi dari Kementerian PUPR.

Baca Juga  Blok Hunian Lapas Batulicin Digeledah, Petugas Temukan HP hingga Buku Rekapan Togel

“‘Kemarin kita juga sudah ekspos di Bappenas, dan dinilai bendungan kita lah yang paling lengkap dokumen nya dari kabupaten-kabupaten lainnya,” terang Khairil.

Sementara lanjut Khairil, kita menunggu surat sertifikasi dari Kementerian PUPR, kita juga upayakan agar memasukan proyek Bendungan Kusan ini masuk proyek strategis nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yang akan dilaksanakan di pusat.

“Jadi bila proyek pembangun bendungan kusan ini dibangun di wilayah kecamatan Teluk Kepayang maka sangat banyak manfaatnya, pertama dalam mengatasi banjir dan meningkatkan irigasi pertanian seluas 18 ribu hektar kemudian bisa digunakan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan mampu pasok listrik 45 Megawat,’pungkas Khairil.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pagi Ini Tongkang Jhoni 45 Sandar di Papua Bawa Excavator, Buldozer dan Bomag Pesanan Haji Isam

14 Agustus 2024 - 02:21 WIB

88 Unit Alat Berat Pesanan Haji Isam, kembali Tiba di Wanam, Merauke. 176 Unit menyusul Besok

13 Agustus 2024 - 04:41 WIB

Kantongi Izin Penggunaan Kawasan Hutan, Pembangunan Bendungan Kusan Segera Terwujud !

24 Juli 2024 - 04:53 WIB

Pencanangan PIN POLIO Putaran Pertama Di Desa Batuah

23 Juli 2024 - 02:55 WIB

Pemkab Tanbu Hadiri Penilaian Tahap II Geospasial Award 2024

23 Juli 2024 - 02:54 WIB

Pemkab Tanbu Gelar Konsolidasi Pengadaan Barang dan Jasa

23 Juli 2024 - 02:52 WIB

Trending di Advetorial